Memakmurkan Mesjid Al-Ma’mur

Advertisements

Makmurkan, Ceriakan Suasana Mesjid

Itulah makna memakmurkan mesjid menurut saya pribadi. Semoga tidak bertentangan dengan pendapat ulama. Buatlah suana mesjid senyaman rumah kita, tentunya dalam arti positif dan nuansa ibadah.

Alhamdulillaah, beberapa bulan ini saya sudah duberi kemauan untuk aktif di mesjid Jami’ Al-Ma’mur, jalan Lapangan Tembak dekat RSKO Cibubur Jakarta Timur.

Ke depannya saya punya planning memperbaiki mading (majalah dinding) agar semakin enak dipandang dan dibaca oleh umat.

Anda yang mau menyumbang ide, tenaga dan lainnya silahkan hubungi saya di whatsapp 0896-2814-7819 a.n. Uj Saeful Nassir.

Semoga bermanfaat. Semoga diberi kemudahan. Amiin ya Rabb.

Taman Mesjid Kaum Cisaat Sukabumi

Nama resminya mesjid Qubbatul Islam.
Diresmikan oleh Presiden kedua RI, H. M. Soeharto (sekitar 1985). Bangunan di sebelah selatan mesjid, masyarakat sekitar menyebutnya Islamic Center. Di depannya ada lapangan beraspal cukup luas.

Tiga puluh meter di depan mesjid ada taman yang asri serta monumen berbentuk ‘ikan mas dan koi’ sebagai ciri khas kecamatan Cisaat sebagai salah satu sentra petani ikan mas dan koi.

Foto diambil pada 14 Agustus 2016. Taman ini beberapa kali mengalami perubahan. Terakhir saat pemerintahan bupati terbaru H. Marwan Hamami yang terpilih di awal 2016 ini.

image

Alhamdulillaah, pemandangannya jadi lebih ‘wah’. Maksudnya membuat pengunjung jadi betah berlama-lama duduk di sini.

image

Sebelumnya penataan taman hanya begitu begitu saja alias kaku. Seiring berkembangnya pemahaman masyarakat dan pemerintah, taman ini jadi lebih ‘wow’. Lihat saja jalanan taman yang bersih dan asri.

image

Di sebelah kiri taman, dibangun kios kios pedagang kaki lima yang penataannya rapih. Di hari Minggu sering didatangi remaja ‘ABG’ yang asyik nongkrong bercanda riang dengan temannya. Melihat pemandangan seperti ini dijamin, penat akan hilang seketika.

Selamat berkunjung ke taman Mesjid Kaum Sukabumi.

(c) uj|snassier, Augst 2016

Mesjid Dian Al-Mahri (Kubah Emas)

Perjalanan wisata Islami saya ini di hari Minggu 24 Juli 2016. Perjalanan dari Jakarta yang macet menyebabkan saya kesorean.

Saya tiba di daerah Meruyung Depok jam 16:32 wib. Istirahat beberapa menit sambil menyiapkan makanan karena di sekitar area mesjid tidak diperbolehkan adanya penjual makanan.

Hujan agak reda, saya lanjutkan berjalan kaki masuk ke area dalam taman mesjid. Saya paksakan memotret pemandangan mesjid meski terburu buru dan layar hp sedikit basah.

image
Foto: gerbang depan luar area mesjid.

image
Foto: pemandangan dari dalam gerbang mesjid saat sore hari. Foto diambil saat hujan gerimis.

image
Foto: dari jauh mulai terlihat kubah berwarna emas meski cuaca sedang hujan.

image
Foto: pelataran kiri mesjid.

image
Foto: menara mesjid menjelang maghrib.

image
Foto: di kiri garis pemisah, tempat shaf wanita.

image
Foto: shaf wanita dilihat dari depan.

image
Foto: mimbar untuk imam.

image
Foto: kaligrafi, di dinding ini khat ‘Farisi’, oleh pembuat kaligrafi di mesjid Istiqlal.

image
Foto: langit langit di bawah kubah mesjid, gambar langitnya seolah nyata.

image
Foto: langit langit di bawah kubah, latar belakang bisa berganti gradasi warna sesuai kondisi. Menakjubkan!

image
Foto: kubah mesjid tetap indah di malam hari.

(c) snassier, Juli 2016