Dakwah Gaul Malaysia The Faith

Dua hari lalu saya mencari lagu qasidah hadrah yang sedang populer dinyanyikan Nissa Sabyan. Setelah dengar 5 lagu saya cukup puas. Tapi saya masih kurang untuk referensi lagu Islam lainnya yang dinyanyikan secara vokal grup yang ‘segar’ kekinian.

Saya buka lagi di internet dan Youtube. Dapatlah lagu dengan judul ‘Dengarilah (Cover Despacito oleh The Faith)’. Saya putar di Youtube. Kesan pertama yang saya rasakan adalah ‘waw’, mantap! Bintangnya saya beri 4,5.

Saya jadi penasaran dengan profil mereka. Saya cari, tapi sayang, belum banyak ulasan mengenai kiprah mereka. Hanya satu dua saja. Itupun dari negeri asalnya, Malaysia.

Okelah. Saya beri ulasan tambahan, tepatnya komentar untuk musikalitas mereka.

Grup vokal Islami —atau istilah trennya, nasyid— ini digawangi oleh empat remaja Selangor Malaysia berusia 20 tahun yang dibentuk tahun 2016. Para personilnya yaitu Aniq Muhaimin, Amir Muhammad, Fahimi dan terakhir, Firdaus.

Pertama, Aniq bisa dibilang sang ‘makne’ kalau dalam istilah boyband Korea. Dia personel yang paling memiliki daya tarik karwna didukung wajah yang lumayan tampan, pembawaan yang kalem dan berkharisma. Jenis vokalnya lembut, simpel, tapi berkualitas. Oleh karena itu posisinya bisa disebut ‘lead vocal‘ karena porsinya menyayi yang paling banyak. Hanya satu yang kurang darinya yaitu tak kuat untuk menyanyikan nada tinggi.

Kedua ada Amir yang suaranya agak serak, tapi itulah ciri khas yang membedakannya dengan suara Aniq sang leader. Kalau dia ada di grup boyband, pasti digilai para remaja wanita karena suaranya yang ‘seksi’. Dia juga mampu membawakan rap yang cepat. Salah satunya lagu cover Despacito. Tapi satu kekurangannya, lagi-lagi seperti Aniq, belum kuat menyanyikan nada yang tinggi.

Ketiga ada Fahimi. Jenis vokalnya hampir seperti Vidi Aldiano dari Indonesia. Bisa menyanyikan lagu rap dengan baik seperti Amir. Tapi ada satu kemampuannya yang tak dimiliki oleh Aniq dan Amir, dia ‘cukup’ bisa membawakan nada tinggi meski hanya sesekali saja. Salah satunya di lagu ‘Perubahanku’.

Terakhir ada Firdaus, si paling mungil dengan vokal tinggi. Bentuk wajahnya hampir mirip Fahimi. (Mungkin masih saudara kandung. Saya belum mendapatkan info tentang hal ini). Suara vokalnya juga hampir sama. Tetapi dia paling menonjol untuk menyanyikan nada-nada tinggi. Sesekali dibantu dibantu oleh Fahimi dan Amir sebagai pemanis back vocal.

Nah, itulah ulasan singkat saya untuk grup Nasyid muda paling fresh akhir-akhir ini. Sayang sekali karena dari tanah kita tercinta Indonesia belum muncul grup Nasyid yang seperti mereka. 

Beberapa bulan lalu sempat terdengar grup nasyid muda baru yang menyanyik cover Despacito versi Indonesia. Tapi vokalitasnya kurang ok, malu-malu kucing alias tanggung. Kalaupun ada yang bagus pasti tergoda masuk ke ranah musik pop sejenis CJR, XO9 dan lainnya.

Semoga tulisan ini menginspirasi para penyanyi dakwah Indonesia bisa memunculkan grup nasyid seperti sudah bahas di atas. Mampu menandingi musik pop sekuler yang tak bermanfaat, bahkan ada yang berbahaya untuk akidah.

Sekian dari saya. Semoga bermanfaat. Wassalam.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s