Mental yang Salah

Bismillaah. Ya Allaah semoga tulisan ini bermanfaat.

Keraguan selalu saja menghinggapi untuk menulis. Sekarang, saya biarkan saja tulisan mengalir tanpa ragu. Yang penting bermakna.

Kali ini tulisan saya tentang menjalani hidup dengan semangat kemajuan.

Walaupun negara kita masih menyandang status sebagai negara berkembang, pola pikir kita harus maju dan berkualitas. Kemajuan bangsa tak 100% berkaitan dengan kekayaan alam. Sumber utama adalah pola pikir manusianya.

Betapa sudah parahnya mental bangsa kita karena sejak lama dininabobokan oleh kalimat ‘tanah surga’, ‘zamrud khatulistiwa’ dan lainnya. Akibatnya kita terlena dengan keadaan dan menjadi lemah.

Kenapa kita tidak mengadopsi mental bangsa Jepang yang bertekad keras? Kuat meski ditimpa bencana alam. Atau bangsa Inggris yang mampu menguasai hampir sepertiga daratan dunia.  Atau bangsa Jerman yang maju dalam teknologi berkat ketekunan dan disiplinnya.

Advertisements

Mental yang Salah

Bismillaah. Ya Allaah semoga tulisan ini bermanfaat.

Keraguan selalu saja menghinggapi untuk menulis. Sekarang, saya biarkan saja tulisan mengalir tanpa ragu. Yang penting bermakna.

Kali ini tulisan saya tentang menjalani hidup dengan semangat kemajuan.

Walaupun negara kita masih menyandang status sebagai negara berkembang, pola pikir kita harus maju dan berkualitas. Kemajuan bangsa tak 100% berkaitan dengan kekayaan alam. Sumber utama adalah pola pikir manusianya.

Betapa sudah parahnya mental bangsa kita karena sejak lama dininabobokan oleh kalimat ‘tanah surga’, ‘zamrud khatulistiwa’ dan lainnya. Akibatnya kita terlena dengan keadaan dan menjadi lemah.

Kenapa kita tidak mengadopsi mental bangsa Jepang yang bertekad keras? Kuat meski ditimpa bencana alam. Atau bangsa Inggris yang mampu menguasai hampir sepertiga daratan dunia.  Atau bangsa Jerman yang maju dalam teknologi berkat ketekunan dan disiplinnya.

Rahasia Iblis

*Dialog antara Rasulullah & Iblis*

*Rasulullah* bertanya :  

“Apa yg kau rasakan jika melihat seseorang dari umatku hendak Sholat ?”
*Iblis* menjawab : 

“Aku merasa Panas dingin dan Gementar”
*Rasulullah* : “Kenapa ?”
*Iblis* : 

“Sebab setiap seorang hamba berSujud 1X kepada Allah, Allah mengangkatnya 1 Derajat”
*Rasulullah* : 

“Jika seorang umatku berpuasa ?”
*Iblis* : 

“Tubuhku terasa terikat hingga dia berbuka”
*Rasulullah* :  “Jika ia berhaji ?”
*Iblis* : 

“Aku seperti orang Gila”
*Rasulullah* : 

“Jika ia membaca Al-Quran ?”
*Iblis* :

 “Aku merasa meleleh laksana air timah di atas Api”
*Rasulullah* : 

“Jika ia bersedekah ?”
*Iblis* : 

“Itu sama saja org tersebut membelah tubuhku dgn gergaji”
*Rasulullah* : 

“Mengapa bisa begitu ?“
*Iblis*: 

”Sebab dalam sedekah ada 4 keuntungan baginya, yaitu :
1. Keberkahan dlm hartanya, 

2. Hidupnya disukai,

3. Sedekah itu kelak akan menjadi hijab antara dirinya dgn api neraka,

4. Terhindar dari segala macam musibah akan terjauh darinya,
*Rasulullah* : 

“Apa yg dapat mematahkan pinggangmu ?”
*Iblis* : 

“Suara kuda perang di jalan Allah”
*Rasulullah* : 

“Apa yg dapat melelehkan tubuhmu ?”
*Iblis* : 

“Taubat org yg bertaubat”
*Rasulullah* : 

Apa yg dpt membakar hatimu?”
*Iblis* : 

“Istighfar di waktu siang & malam”
*Rasulullah* : 

“Apa yg dpt mencoreng wajahmu ?”
*Iblis* :

 “Sedekah yang diam-diam”
*Rasulullah* : 

“Apa yg dpt menusuk matamu ?”
*Iblis* : 

“Sholat fajar”
*Rasulullah* : 

“Apa yg dpt memukul kepalamu ?”
*Iblis* : 

“Sholat berjamaah”
*Rasulullah* : 

“Apa yg paling mengganggumu ?”
*Iblis* : 

“Majlis para ulama”
*Rasulullah* : 

“Bagaimana cara makanmu ?”
*Iblis* : 

“Dengan Tangan kiri dan jariku”
*Rasulullah*:

 “Dimanakah kau menaungi anak2mu di musim panas ?”
*Iblis* : 

“Dibawah kuku Manusia”
*Rasulullah* : 

“Siapa temanmu wahai iblis ?”
*Iblis* : 

“Pezina”
*Rasulullah* : 

“Siapa teman tidurmu ?”
*Iblis* : 

“Pemabuk”
*Rasulullah* : 

“Siapa tamumu ?”
*Iblis* : 

“Pencuri”
*Rasulullah* : 

“Siapa utusanmu ?”
*Iblis* : 

“Tukang Sihir (Dukun)”
*Rasulullah* : 

“Apa yg membuatmu Gembira ?”
*Iblis* : 

“Bersumpah untuk cerai”
*Rasulullah* : 

“Siapa kekasihmu ?”
*Iblis* : 

“Org yg meninggalkan Sholat Jumat”
*Rasulullah* : 

“Siapa Manusia yg paling

membahagiakanmu ?”
*Iblis* : 

“Org yg meninggalkan sholat dengan sengaja”
*sebarkan biar 1 dunia tahu apa kelemahan Iblis*.
 *Ingat : Nabi berpesan Sebarkan walau sepotong ayat*.

Suamiku Milik Ibunya

Renungan buat para istri2
( Merinding bacanya )
Berpuluh kali membaca postingan ini, tidak akan bosan. Subhanallah…

Pagi-pagi sekali, Sarah mengetuk pintu rumah ibunya. Ia menggendong anaknya dan membawa satu tas besar di tangan kanannya. 
Dari matanya yang sembab dan merah, ibunya sudah tahu kalau Sarah

pasti habis bertengkar lagi dengan suaminya.
Meski heran, karena biasanya Sarah hanya sebatas menelpon sambil menangis jika bertengkar dengan suaminya. Ayah Sarah yang juga keheranan, segera menghampiri Sarah dan menanyakan masalahnya.
Sarah mulai menceritakan awal pertengkarannya dengan suaminya tadi malam.

Sarah kecewa karena suaminya telah membohongi Sarah selama ini.

Sarah menemukan buku rekening suaminya terjatuh didalam mobil.

Sarah baru tahu, kalau suaminya selalu menarik sejumlah uang setiap bulan, di tanggal yang sama.
Sementara Sarah tahu, uang yang Sarah terima pun sejumlah uang yang sama.
Berarti sudah 1 tahun lebih, suaminya membagi uangnya, setengah untuk Sarah, setengah untuk yang lain. Jangan-jangan ada wanita lain??

Ayah Sarah hanya menghela nafas, wajah bijaksananya tidak menampakkan rasa kaget atau pun marah.
*”Sarah…,*

*» Yang pertama, langkahmu datang ke rumah ayah sudah dilaknat Allah dan para MalaikatNya’,*
*karena meninggalkan rumah tanpa seizin suamimu”*

Kalimat ayah sontak membuat Sarah

kebingungan.
Sarah mengira ia akan mendapat dukungan dari ayahnya.

*» “Yang kedua,* *mengenai uang suamimu, kamu tidak berhak mengetahuinya.*
*Hakmu hanyalah uang yang diberikan suamimu ke tanganmu.*

*Itu pun untuk kebutuhan rumah tangga.*
Jika kamu membelanjakan uang itu tanpa izin suamimu, meskipun itu untuk sedekah, itu tak boleh”.
Lanjut ayahnya.

“Sarah.., suamimu menelpon ayah dan mengatakan bahwa sebenarnya uang itu memang diberikan setiap bulan untuk seorang wanita.

Suamimu tidak menceritakannya padamu, karena kamu tidak suka wanita itu sejak lama.
Kamu sudah mengenalnya, dan kamu merasa setelah menikah dengan suamimu, maka hanya kamulah wanita yang

memilikinya”.
“Suamimu meminta maaf kepada ayah karena ia hanya berusaha menghindari pertengkaran denganmu.
Ayah mengerti karena ayah pun sudah mengenal watakmu” mata ayah mulai berkaca-kaca.
*”Sarah…,*

*kamu harus tahu, setelah kamu menikah maka yang wajib kamu taati adalah suamimu.*
*Jika suamimu ridho pdmu,*

*maka Allah pun Ridho.*

*Sedangkan suamimu, ia wajib taat kepada ibunya.*

Begitulah Allah mengatur laki-laki untuk taat kepada ibunya.

Jangan sampai kamu menjadi

penghalang bakti suamimu kepada ibundanya”.

*”Suamimu, dan harta suamimu adalah milik ibu nya”.*

Ayah mengatakan itu dengan tangis. Air matanya semakin banyak membasahi pipinya.
Seorang ibu melahirkan anaknya dengan susah payah dan kesakitan.

• Kemudian ia membesarkannya hingga dewasa hingga anak laki-lakinya menikah, ia melepasnya begitu saja.

• Kemudian anak laki-laki itu akan sibuk dengan kehidupan barunya.

• Bekerja untuk keluarga barunya.

• Mengerahkan seluruh hidupnya untuk istri dan anak-anaknya.

• Anak laki-laki itu hanya menyisakan sedikit waktu untuk sesekali berjumpa dengan ibunya. sebulan sekali, atau bahkan hanya1 tahun sekali.

“Kamu yang sejak awal menikah tidak suka dengan ibu mertuamu.

Kenapa?
Karena rumahnya kecil dan sempit? Sehingga kamu merajuk kepada

suamimu bahwa kamu tidak bisa tidur disana.

Anak-anakmu pun tidak akan betah disana.

Sarah.., mendengar ini ayah sakit sekali”.

“Lalu, jika kamu saja merasa tidak nyaman tidur di sana.

Bagaimana dengan ibu mertuamu yang dibiarkan saja untuk tinggal disana?”

*”Uang itu diberikan untuk ibunya.* Suamimu ingin ayahnya berhenti berkeliling menjual gorengan.
Dari uang itu ibu suamimu hanya memakainya secukupnya saja, selebihnya secara rutin dibagikan ke anak-anak yatim dan orang-orang tidak mampu di kampungnya. Bahkan masih cukup untuk menggaji seorang guru ngaji di kampung itu” lanjut ayah.
Sarah membatin dalam hatinya, uang yang diberikan suaminya sering dikeluhkannya kurang. Karena Sarah butuh banyak pakaian untuk mengantar jemput anak sekolah.
Sarah juga sangat menjaga

penampilannya untuk merawat wajah dan tubuhnya di spa.

Berjalan-jalan setiap minggu di mall. Juga berkumpul sesekali dengan teman-temannya di restoran.
Sarah menyesali sikapnya yang tak ingin dekat-dekat dengan mertuanya yang hanya seorang tukang gorengan.
Tukang gorengan yang berhasil :

• Menjadikan suaminya seorang sarjana,

• mendapatkan pekerjaan yang di idam-idamkan banyak orang.

• Berhasil mandiri, hingga Sarah bisa menempati rumah yang nyaman dan mobil yang bisa ia gunakan setiap hari.

“Ayaaah, maafkan Sarah”, tangis sarah meledak.

Ibunda Sarah yang sejak tadi duduk di samping Sarah segera memeluk Sarah.

*”Sarah…*

*• kembalilah ke rumah suamimu.*

*Ia orang baik nak…*

*• Bantulah suamimu berbakti kepada orang tuanya.*

*• Bantu suamimu menggapai surganya,* *dan dengan sendirinya, ketaatanmu kepada suamimu bisa menghantarkanmu ke surga”.*
Ibunda sarah membisikkan kalimat itu ke telinga Sarah.

Sarah hanya menjawabnya dengan anggukan, ia menahan tangisnya.

Bathinnya sakit, menyesali sikapnya.
Sarahpun pulang menghadap suaminya dan sambil menangis memohon maaf kpd suaminya atas prasangka yg salah selama ini.
Di lain hari, sarahpun mengikiti suaminya bersilaturahmi kpd ibu kandung suaminya alias mertua dirinya.
Suaminya meneteskan air mata menatap istrinya yg di tangan istrinya tertenteng 4 liter minyak goreng untuk mertuanya.

Tetesan air mata suami bukan masalah jumlah liternya

tapi karena perubahan istrinya yg senang dan nampak ihlas hendak datang kpd orang tuanya alias mertua istrinya.

Seterusnya Sarah berjanji dalam hatinya, untuk menjadi istri yang taat pada suaminya.
Sesekali waktu, Sarah bukan mengajak suaminya ke Mall tapi minta anjangsana ke rumah mertuanya dan juga orang tuanya.

Subhanallah….
Kirimkan Kisah ini ke semua sahabat Anda, siapa tahu ada orang yang mau mencoba dan mengambil manfaat dari kisah ini, sehingga anda pun akan mendapatkan pahala.

Insya Allah…
Semoga para istri tetap mendukung suaminya tuk berbakti pada ibunya.

*Semoga Allah meridhoi kita aamiin*

Bantu Ekonomi Islam dengan Paytren

Banyak yang ingin saya luapkan. Tapi saya cicil lewat sosmed. Salah satunya ya WordPress ini.

Saya bukan promosi untuk gabung dengan jaringan saya. Tapi lebih kepada mengajak Anda mempelajari apa itu Paytren.
Kepada jaringan manapun yang bergabung, itu sudah membahagiakan saya. Kenapa? Berarti orang tersebut sudah peduli akan pentingnya ekonomi umat yang bersatu. Lebih bahagia lagi kalau orang itu bergabung ke jaringan saya ada komisi yang mengalir ke akun saya.

Silahkan baca-baca tentang apa itu Paytren. Tapi ingat, cari sumber yang benar, bukan hoax. Ke depannya saya jelaskan sedikit demi sedikit tentang Paytren dan mekanisme bisnis dalam jaringannya.

Assalamualaikum.